
“Rumah Bathinmu”
Juli 23, 2010Jarum penglihatanku memasuki pori-pori dalam tubuhmu.
keindahan yang kugali sering menjelma menjadi api yg menyalakan sumbu urat-urat darahku.
aku memintal lagu sepanjang lorong rahasiamu….
untuk kunyanyikan diam-diam…..
tanganku meraba ayat-ayat,tapi setiap kunaiki tangga ke langit terjauh…
aku selalu ditenggelamkan sunar bulan.
mengupas kemolekanmu dengan pisau pikiran adalah sia-sia…
keindahan hanya bisa kurasakan getarnya…
seperti cinta yang membakarku tiba-tiba…
aku menggali cahaya dari kuburan-kuburan kenanganmu,
untuk kunyalakan dalam jiwa.
dengan kaki telanjang ku masuki rumah bathinmu yg terbuka….
di lantai pualamnya aku berguling sepanjang malam dan bersenandung balada cinta…
(i love u ….)
thanks 4 ur love…. aQ g tau apa jadinya aQ tanpa cintamu…